Minggu, 23 Juni 2013

"UNTUKMU"


Aku bukan teman yang bisa memberikanmu segala yang kamu perlukan jika kamu berada dalam kesulitan.

Tapi yakinlah, aku adalah temanmu yang tetap setia disisimu meniupkan kata-kata semangat jika kesulitan menghantui dirimu.

Aku juga bukan teman yang akan memberikan kamu segunung harapan agar kamu bisa berharap dan bersandar terus padaku.

Namun aku akan menjadi teman yang akan berusaha meratakan segunung beban jika suatu hari kelak bebananmu menumpuk hebat.

Aku justru bukan teman yang akan berjanji seribu madah indah untuk menyenangkan hatimu.

Tapi aku akan memastikan aku tidak akan mengucapkan sepatah pun kata hina yang bisa menyakitkanmu.

Aku malahan bukan teman yang akan menyuburkan benih cinta yang ada dalam jiwamu.

Namun aku berjanji bunga cinta yang telah hidup dalam jiwamu akan tetap subur mewangi dan tidak akan pernah mati..


DESTYANT YANE

CINTAKU SEPERTI ILMU TAJWID


Saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah...

hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar...

Aku di matamu mungkin bagaikan nun mati di antara idgham billaghunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada...

Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar,
jelas dan terang...

Jika mim mati bertemu ba disebut ikhfa syafawi, maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta...

Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti Idgham mutamaatsilain.­..
melebur jadi satu.

Cintaku padamu seperti Mad Wajib Muttasil...Pali­ng panjang di antara yang lainnya...

Setelah kau terima cintaku nanti, hatiku rasanya seperti Qalqalah kubro.. terpantul-pantu­l dengan keras...

Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita seperti Iqlab, ditandai dengan dua hati yang menyatu..

Sayangku padamu seperti mad thobi'I dalam quran... Buanyaaakkk beneerrrrr....

semoga dalam hubungan., kita ini kayak idgham bilaghunnah ya,cuma berdua, lam dan ro' ..

Layaknya waqaf mu'annaqah, engkau hanya boleh berhenti di salah satunya. dia atau aku?

Meski perhatianku ga terlihat kaya alif lam syamsiah,
cintaku pdmu spt alif lam Qomariah, terbaca jelas...

kau & aku spt Idghom Mutaqooribain..­­­perjumpaan 2 huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya...

Aku harap cinta kita seperti waqaf lazim,terhenti sempurna diakhir hayat...

Sama halnya dgn Mad 'aridh dimana tiap mad bertemu lin sukun aridh akan berhenti,sepert­i itulah pandanganku ketika melihatmu.

Layaknya huruf Tafkhim,Namamu pun bercetak tebal di fikiranku

Seperti Hukum Imalah yg dikhususkan untuk Ro' saja,begitu juga aku yang hanya utkmu.

Semoga aku jadi yang terakhir untuk kamu seperti mad aridlisukun ..


DESTYANT YANE